Showing posts with label warkah iman. Show all posts
Showing posts with label warkah iman. Show all posts
Wednesday, November 11, 2009
Bila ibu bisa memilih
Anakku...
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar
karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu?
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan
kebesaran Allah
Sembilan bulan nak...
engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak
karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak
nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata
Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi
caesar, atau ibu harus
berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit
kelahiranmu Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu
pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia
sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa
sakit, Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah...
saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati
tentang junjungan kita
Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau
harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu
dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu
dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak
bisa rasakan
Anakku...
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku...
Hidup memang pilihan...
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak...
Maafkan ibu...
Maafkan ibu...
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan
kita yang hilang
Percayalah nak...
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak...
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...
From : Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)
Wednesday, October 28, 2009
melihat dan mendengar
Ini perkara asas dan paling simple untuk kanak-kanak belajar termasuk iman yang dah masuk 31 bulan. Sekarang ni Iman paling suka ikut ibu masuk dapur. Mula-mula perhatikan ibu buat dan lepas tu mesti nak cuba buat. Bila Iman mintak air milo dia mesti cakap " iman nak nok" iman nak nok" (nak tengok) . Pada mulanya ibu malas nak layan sebab bersepah, lambat dan risau air panas. Daddy pulak kata, Ibu tak boleh sekat kreativiti iman sebab dia dalam proses belajar. Jadi kami pun layankan saja kalau Iman berminat beberapa perkara. Antaranya, tolong tuang beras dalam periuk, masukkan milo dalam cawan dan tuang sendiri susu segar atau susu krim, kacaukan air kopi daddy dalam cawan, tuang air sendiri dalam cawan, asalkan semuanya dalam kawalan ibu atau daddy.
Hasilnya,
-Iman tahu buat milo kecuali air suam yang ibu akan tuangkan. Iman pun tahu air panas berbahaya. Dia akan kata "ibu ini air hot, iman takut" (ini air panas kan ibu, iman tak boleh main) .
-Prosedur masak nasi. Iman akan tolong ibu masukkan dua pot beras dalam periuk sebelum ibu masak.
-buang sampah dalam tong sampah sahaja.
-kemas pinggan dan cawan sendiri lepas makan dan letak atas meja seperti yang dilihat.
Sekarang Ibu faham kenapa masa Ibu kerja dulu Daddy kata "duit boleh cari, tapi tak mahu terlepas melihat pengalaman anak membesar di depan mata". "kalau daddy sibuk, sekurang-kurangnya anak-anak ada ibu untuk mengadu". Sejak itu dengan rela hati ibu berhenti kerja makan gaji dan terima tawaran kerja baru iaitu "pengurus rumahtangga". Ibu tak menyesal, malah bersyukur dengan apa yang dikurniakan kerana tak semua orang dapat peluang seperti ibu. Insya'allah ibu berusaha dan berdoa semua yang terbaik untuk iman dan adik-adik iman nanti :).
Subscribe to:
Comments (Atom)